Pada tanggal 9 Juli 2026, SKB Banjarnegara menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Sosialisasi Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) dan Koding serta Kecerdasan Artifisial (KKA) sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman seluruh pendidik dan tenaga kependidikan terhadap arah pengembangan Sekolah Model. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi mengenai konsep, tujuan, serta strategi implementasi Sekolah Model yang mengintegrasikan Pembelajaran Mendalam (PM) dan Koding serta Kecerdasan Artifisial (KKA) dalam penyelenggaraan layanan pendidikan di SKB Banjarnegara.
Kegiatan dibuka oleh Bapak Untung Purnomo, S.Pd. selaku Kepala SKB Banjarnegara yang menyampaikan pentingnya komitmen bersama dalam mewujudkan satuan pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa keberhasilan implementasi Sekolah Model memerlukan sinergi seluruh unsur di lingkungan SKB Banjarnegara agar visi dan tujuan program dapat tercapai secara optimal.
Selanjutnya, Bapak Saheri, M.Pd. selaku Penilik memberikan materi mengenai kebijakan dan arah pengembangan Sekolah Model. Beliau menjelaskan pentingnya peran satuan pendidikan dalam meningkatkan kualitas layanan melalui penerapan Pembelajaran Mendalam dan Koding serta Kecerdasan Artifisial, serta mendorong seluruh pendidik untuk terus berinovasi dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.
Pada sesi berikutnya, Ibu Risya Lahia Ayuningrum, S.Pd. selaku Pamong Belajar menyampaikan materi tentang “Peran Pamong Belajar dalam Implementasi Sekolah Model.” Dalam paparannya dijelaskan bahwa pamong belajar memiliki peran strategis sebagai penggerak perubahan, fasilitator pembelajaran, pendamping pendidik, serta pengembang program yang memastikan implementasi Sekolah Model berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Pamong belajar juga berperan dalam membangun kolaborasi, melakukan refleksi berkelanjutan, serta mendukung terciptanya budaya belajar yang berkualitas di lingkungan SKB.
Materi terakhir disampaikan oleh Ibu Sekar Anggitaning Arde, S.Pd. selaku Tutor. Beliau menekankan bahwa tutor merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan program Sekolah Model karena berinteraksi langsung dengan peserta didik. Tutor diharapkan mampu mengimplementasikan prinsip-prinsip Pembelajaran Mendalam dan Koding serta Kecerdasan Artifisial dalam proses pembelajaran, menciptakan suasana belajar yang aktif, bermakna, serta mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Melalui kegiatan diseminasi ini, diharapkan seluruh pendidik dan tenaga kependidikan SKB Banjarnegara memiliki pemahaman yang sama mengenai peran dan tanggung jawab masing-masing dalam implementasi Sekolah Model. Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat komitmen bersama, meningkatkan kolaborasi antarpendidik, serta mendorong terciptanya budaya pembelajaran yang inovatif, reflektif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik di SKB Banjarnegara.
Oleh : Tim Sekolah Model SKB Banjarnegara


